Asal Usul Klepon Disebut Tidak Islami, Ulama: "Di Al-Qur'an Hanya ada Halal & Haram"

Unggahan 'Klepon tidak islami' - Image from www.tribunnews.com
Kue klepon tidak islami, kurma islami? 
Saking jengkelnya dengan unggahan viral tersebut, ada warganet yang mengunggah ulang foto tersebut dengan pertanyaan, 'Sejak kapan makanan punya agama'. Menanggapi foto viral tersebut, Ulama menjelaskan ajaran Islam terkait makanan.
Baru-baru ini Kue Klepon jadi topik perbincangan warganet, pasalnya beredar foto yang menuliskan bahwa Kue Klepon bukan jajanan islami. 
Sontak hal ini membuat kaget banyak orang. Dan membuat bertanya-tanya mengapa Kue Klepon sampai disebut tak islami? 
Bahkan hingga Rabu (21/07/2020) pagi, kata klepon masih bertengger di jajaran trending Twitter. Tepatnya di nomer 2. Dalam unggahan viral itu tampak sebuah foto kue klepon dengan tulisan di sisi kirinya.
Tertulis, 'Kue klepon tidak Islami. Yuk tinggalkan jajanan yang tidak islami dengan cara membeli jajanan islami, aneka kurma yang tersedia di toko syariah kami...Abu Ikhwan Aziz.'
Unggahan itu pun langsung ditanggapi oleh akun Facebook Indonesian Hoaxes @TurnBackHoax.
"Klaim ini tidak memilik dasar yang kuat dan terkesan hanya klaim yang dibuat dengan tujuan untuk memancing keributan di media sosial," tulisnya.
Salah satu sumber yang membagikan foto ini di media sosial kemarin malam adalah akun Erwin Rabbani II (fb.com/ErwinRabbani2).
Tepatnya ia mengunggah gambar tersebut pada tanggal 20 Juli 2020, pukul 20.31 WIB dengan narasi "Ya Allah Ya Rabbi Ya Kareem!!! K-Dron Sejak kapan Makanan Punya Agama?"
"Berdasarkan hasil penelusuran, klaim ini tidak memilik dasar yang kuat dan terkesan hanya klaim yang dibuat dengan tujuan untuk memancing keributan di media sosial,"tulisnya.
"Beberapa warganet bahkan melakukan upaya pencarian terhadap nama 'ABU IKHWAN AZIZ" seperti yang tertera di gambar tersebut, namun hasilnya tidak ada," tambahnya.

Asal Usul Foto 

Foto kue klepon yang digunakan di gambar tersebut, aslinya dalah foto milik Pinot Dita, yang mengunggah foto tersebut di situs flickr.com pada 16 September 2008.
Foto tersebut diberi narasi "[Indonesian Food] Klepon - Sweet Rice Balls Stuffed with Coconut Sugar".
Selain itu, kue klepon sendiri adalah salah satu produk yang telah dan bahkan sering didaftarkan di LPPOM MUI oleh beberapa produsen untuk mendapatkan sertifikat halal MUI.
Lantas bagaimana tanggapan ulama mengenai foto viral yang bertuliskan kue klepon tidak islami?
"Berdasarkan hasil penelusuran, klaim ini tidak memilik dasar yang kuat dan terkesan hanya klaim yang dibuat dengan tujuan untuk memancing keributan di media sosial,"tulisnya.
"Beberapa warganet bahkan melakukan upaya pencarian terhadap nama 'ABU IKHWAN AZIZ" seperti yang tertera di gambar tersebut, namun hasilnya tidak ada," tambahnya.

Asal Usul Foto 

Foto kue klepon yang digunakan di gambar tersebut, aslinya dalah foto milik Pinot Dita, yang mengunggah foto tersebut di situs flickr.com pada 16 September 2008.
Foto tersebut diberi narasi "[Indonesian Food] Klepon - Sweet Rice Balls Stuffed with Coconut Sugar".
Selain itu, kue klepon sendiri adalah salah satu produk yang telah dan bahkan sering didaftarkan di LPPOM MUI oleh beberapa produsen untuk mendapatkan sertifikat halal MUI.
Lantas bagaimana tanggapan ulama mengenai foto viral yang bertuliskan kue klepon tidak islami?
Apakah Kurma Jajanan Islami?
Adapun, Gus Faruk tidak membenarkan bahwa kurma dianggap sebagai jajanan islami. Pasalnya, tidak semua makanan yang berasal dari Arab dikategorikan makanan islami/syar'i. 
"Tidak bisa (kurma dianggap syar'i) karena kacamata yang syar'i diterjemahkan yang ada di Arab. Tidak di Arab tidak syar'i, ya repot," jelasnya dikutip dari Tribunnews melalui sambungan telepon.
Lebih lanjut, terkait pelabelan halal dan haram makanan di Indonesia, Gus Faruk menjelaskan bila MUI telah memiliki fatwanya. Bahkan, Gus Faruk juga menjelaskan bahwa BPOM memiliki kategori makanan yang sehat dan baik.
Adapun menurutnya, makanan yang haram di antaranya seperti daging babi, daging anjing dan darah. Selain itu, juga makanan yang sudah menjadi bangkai dan disembelih tidak sesuai syariat Islam.
Kemudian, mengenai klepon yang mengandung tepung, gula, dan parutan kelapa dan didapatkan dari cara halal, maka nilainya halal dan boleh dikonsumsi. 
Nah begitu ya penjelasan ulama, tidak penting makanan ini berasal dari Arab atau 'islami' atau tidak, yang terpenting adalah makanan itu halal atau haram. Jika halal boleh dikonsumsi, sebaiknya haram harus dihindari. 
Dan aturan-aturan halal dan haram sudah jelas di dalam Al Quran dan dari berbagai hadist Nabi Muhammad. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Asal Usul Klepon Disebut Tidak Islami, Ulama: "Di Al-Qur'an Hanya ada Halal & Haram""

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel